Well, kmaren2 saya baru baca bukunya Rene Suhardono, seorang Career Coach termahsyur, yang judulnya Your Job Is Not Your Career. Tentang apaan sih? Intinya sih ya, apa ya intinya..intinya siih tentang finding your passion, finding your purpose of life, and finding your value of life. Jujur, saya ngerasa ditabokin sama bang Rene pas baca bukunya. Ternyata selama ini pemikiran saya dangkal banget, saya gatau tujuan hidup saya sendiri, bahkan parahnya lagi, saya gatau passion saya sebenernya ada dimana, kalo kata armada maaau dibaaaaawa kemanaaaaaaa idup saya ini bah..
Tapi beneran deh, abis baca buku itu, saya jadi ngerasa semangat untuk ngejalanin hidup ini, saya ngerasa semangat untuk nemuin passion-passion saya, saya jadi tergugah untuk berpikir, apa tujuan hidup saya, apa value of life yang saya anut sekarang. Dan beneran, setelah mindset saya 'digeser' saya jadi ngerasa bisa memandang dunia ini, memandang hidup ini jadi lebih luas, saya bisa lihat dunia ini dari sudut pandang yang berbeda.
Dulu, ga dulu banget sih..kemaren-kemaren lah, saya beranggapan bahwa untuk jadi bahagia itu harus punya uang banyak, which is untuk punya uang banyak itu harus kerja di perusahaan yang besar dan keren, bonafid, dan sebagainya dan sebagainya. Ga ada yang salah sebenernya dengan hal itu. Yang jadi masalah justru setelah saya baca bukunya Rene. Saya balik bertanya pada diri saya 3 hal pokok yang ditekankan oleh Rene. Apa Passion, Purpose Of Life, dan Value SAYA? Dari situ saya merenung. Jujur, sampe saat itu saya belom nemuin passion saya. Sedikit catatan, passion ga sama dengan hobi loh ya. Lebih jelasnya baca bukunya Rene.
Saya suka maen musik, saya suka ngeband, tapi saya merasa hal itu bukan passion utama saya. Artinya, saya masih menganggap hal itu sebagai hobi, setidaknya sampai saat ini. Yang kedua, saya memang menyukai marketing, bidang ilmu yang saya ambil pada program master 2 tahun terakhir ini. Tapi ini juga bukan passion saya. Saya belum merasa 'enjoy' saat menjalankan hal-hal yang berhubungan dengan disiplin ilmu saya ini. Lalu kerja kantoran?
Saya adalah tipe orang yang ga suka 'gesekan', dan 'sikut-sikutan'. Artinya memang saya payah banget dalam bidang perorganisasian. Dan kerja kantor? Entahlah apa hal tersebut cocok untuk saya ato ga, yang pasti, udah beberapa kali saya ikut tes di perusahaan besar, selalu gugur di tahap Focus Group Discussion. Yup, saya gasuka debat :P.
Pelan-pelan saya mulai beralih ke pertanyaan kedua. Apa Purpose of life saya. Duh ini lebih susah lagi dijawabnya. Oke, menurut saya tujuan hidup seorang manusia itu berhubungan dengan keberadaan manusia itu sendiri di muka bumi ini. Karena saya hanya orang biasa, maka saya membuat wacana seperti ini. 'Tujuan hidup saya adalah kehidupan bahagia yang seimbang antara dunia dan akhirat, dan fulfillness yang bisa saya dapatkan dari melakukan hal-hal yang saya senang untuk melakukannya.' Pertanyaannya sekarang adalah apa hal-hal yang saya senang lakukan, dan akan membuat saya senang jika saya melakukannya?
Sebelum menjawabnya, saya lalu beranjak ke pertanyaan ketiga, apa Value saya? Tampaknya ketiga pertanyaan ini bermuara pada satu topik jawaban, yaitu menemukan Hal yang dapat membahagiakan kita. Oke, value yang saya anut selama ini, saya merasa pendidikan itu sama pentingnya dengan belajar agama, saya sangat mencintai lingkungan, saya mencintai keluarga, saya mencintai musik, dan saya menganggap bahwa dunia ini diciptakan Allah untuk kita jaga, sekaligus untuk kita nikmati.
Dari ketiga pertanyaan tersebut perlahan dapat terlihat hal2 yang mungkiin menjadi passion saya. Pertama, saya saat ini tercatat sebagai Instruktur musik di dua lembaga musik di Bandung, dimana terkadang saya ga peduli apa waktu yang saya berikan untuk murid melebihi batas, dan terkadang saya ga tau berapa saya dibayar untuk pekerjaan saya ini. Saya menyukai pendidikan, saya senang belajar, dan saya senang mengajar.
Saya marah kalo liat orang buang sampah sembarangan, kesel liat orang ga disiplin, liat orang tukang ngeluh, liat orang sombong, liat orang bolos kuliah, dan sebagainya. Saya berharap bisa ngerubah mindset orang lain agar mereka dapat melihat dunia dari sisi yang berbeda.
hey, mungkiiin wacana terakhir itu bisa jadi adalah salah satu passion saya. Building People. Saya ga terlalu pinter dalam urusan akademis, saya ga terlalu jago maen musik, tapi saya bisa membantu seseorang untuk memahami sebuah konsep, entah bagaimana caranya, tapi saya bisa. Ya, saya sangat menikmati pekerjaan saya sebagai pengajar. Saya sangat ingin membangun orang lain, untuk berdiri tegap, membusungkan dada, dan bersama membangun negeri ini. Jalannya? Saat ini saya terpikir untuk jadi seorang dosen, mengingat saya sangat senang mengajar. saya bisa mengenal berbagai karakter orang, dan disitu kreativitas diperlukan untuk menghadapi berbagai perbedaan karakter tersebut. Sungguh menyenangkan :D
Lainnya? Belom kepikiran sih, tapi saya yakin suatu saat nanti saya bakal nemuin banyak jalan lain untuk mengejar passion saya, dan saya yakin suatu saat nanti saya bakal nemuin juga passion passion baru saya. Hidup ini sebentar, dan hidup itu harus berwarna, bukan hanya serangkaian hari senin sampai jumat yang gitu-gitu aja :P
kalo kata bang Rene sih, 'Do What You Love, not Love What You Do'.
Trus gimana dengan uang? Ga munafik, semua orang butuh uang, tapi janganlah mau diperbudak sama uang lah. Uang cuma manifestasi dari apa yang telah kita lakukan. Kalo kerja sungguh-sungguh, serius, enjoy, senang, bahagia, uang pasti nyamperin, Insya Allah..Lah wong rejeki udah ada yang ngatur kok, tinggal kitanya aja, mau ga nyarinya.
gitu dulu deh ya, dari sekarang aja, tentuin tujuan hidup anda, lebih cepat lebih baik lho
makasih bang Rene :)
satu lagi..saya pengen keliling dunia
amin
sebuah blog sederhana berisikan pemikiran-pemikiran absurd dari seorang anak manusia yang (kurang) kritis terhadap isu-isu nasional maupun global.
April 28, 2010
February 07, 2010
zooey, dan 'keajaiban'?
Assalamualaikum
Hoho udah lama ga nengokin blog saya tercinta
Bingung ga baca judul diatas?
hehe..Saya barusan nonton 500 days of summer, (agak telat emang :P) Zooey Deschanel berperan sebagai Summer di film itu. Oke, saya sering liat foto2 zooey di majalah GoGirl! milik pacar ato adek saya. Yang engga saya sadari, Zooey Deschanel itu benar-benar mempesona!! Matanya yang biru dan tatapan matanya yang dalem, udah cukup bikin siapapun bertekuk lutut, baru matanya loh!..luar biasa sekali ciptaan Tuhan yang satu ini..
Oke, cukup bicara mengenai si Zooey. Sekarang saya mau share sedikit pengalaman saya yang menyangkut cita-cita, target, atau ambisi, atau apapun lah yang ingin sekali anda capai dalam kehidupan ini. Ceritanya dimulai pada saat saya kuliah S1. Dosen manajeman operasi saya yang lulusan ITB dan super galak suatu waktu di semester 3 atau 4 pernah nanya gini sama para mahasiswanya; "Kalian mau lulus kapan?". Karena kami masuk tahun 2003, langsung aja dijawab, "tahun 2007 pak!!" dengan PD-nya. Tak disangka tak dinyana, si pak dosen galak lulusan ITB tersebut marah-marah, ngomel-ngomel, nunjuk2 anak2 sambil ngomong "Kalian itu kalo ditanya, jawabannya harus spesifik, kalian mau lulus kapan, ya jawablah dengan 'kami mau lulus tanggal sekian, bulan sekian, tahun sekian, dengan ipk sekian', Ngerti?". Bingung lah kita..apa iya harus sespesifik itu? lah wong mata kuliah semester depan aja belom tentu lulus.
Gak lama, si bapak nyuruh anak-anak buat nulis di bukunya masing-masing tanggal, bulan, dan tahun kapan mereka akan lulus dan ipknya. Sampe situ, saya sama sekali gak ambil pusing. Tulis, dan entahlah lupa lagi..saya cuma inget, saya mau lulus bulan Agustus 2007, dengan IPK 3,25. Dan tebak apa yang terjadi? Saya lulus tanggal 30 Agustus tahun 2007 dengan IPK 3,27. Kebetulan? Baca lagi cerita saya berikut ini.
Begitu lulus S1, saya bertekad untuk melanjutkan S2 langsung. Sambil ngobrol, Ima, pacar saya ngomong, "kamu coba dong belajar yang bener, bikin target, jangan cuma ngejar cepet lulus, tapi kejar juga IPK gede. Usahain cumlaude S2 ini..". Abis dia ngomong gitu, saya jadi inget kata2 pak dosen dulu, oke, berhubung saya ga pinter2 amat, saya bertekad untuk lulus paling lama 2 tahun dengan ipk 3,75..Yang 0,25 nya untuk bayar masa2 males saya nanti kalo pusing2 beresin presentasi. Itulah yang saya pikirkan saat pertama masuk MM Unpad awal tahun 2008. Dan tebak lagi apa yang terjadi? Saya lulus dalam waktu 24 bulan kurang 3 hari, dengan IPK 3,74. Walaupun gak cumlaude (di MM Unpad harus 3,75 untuk bisa cumlaude). Saya sering denger cerita begini, tapi percaya deh, ini saya ngalamin sendiri.
Kebetulan? Saya rasa bukan. Keajaiban? Mungkin, tapi tidak untuk saya. Saya ga terlalu percaya keajaiban, dalam persepsi saya, keajaiban terjadi tanpa usaha berarti. Tapi saya percaya ada Zat ajaib yang membimbing kita untuk melangkah menuju sesuatu yang telah kita tetapkan sebelumnya. Ya, saya memang berusaha keras untuk dapet nilai bagus dan lulus cepet. Jadi itu sama sekali bukan keajaiban..hmm dikit lah ada hehe..
Teman saya Edward, yang kerjaannya maen musik mulu, katanya pernah baca sebuah buku. Buku itu bilang bahwa jika ada seseorang yang sedang berpikir tentang sesuatu, maka dia sedang berusaha untuk merubah dunia. Maksudnya? Karena hobi jual beli alat musik, dia lanjutin ceritanya dan dianalogikan sebagai berikut: "Kalo lo lagi mikir pengen punya Fender Jazz Bass tahun 1976, si pemilik Fender JB '76 itu juga sedang berpikir untuk ngejual alatnya". Bener ato engga, setelah saya renungkan, mungkin hal itulah yang terjadi pada dua cerita saya diatas. Semuanya ada di pikiran anda, anda berpikir bahwa anda bisa, anda pasti bisa melakukannya. Anda mikir anda ga bisa, ya jangan harap bisa berhasil, dengan catatan, harus realistis. As simple as that :)
jadi yang ajaib itu anda sendiri, pikiran anda, dan hal2 yang anda lakukan dalam hidup anda. Satu lagi, Tuhan. Berdoa setelah sholat itu penting. Sumpah.
Sebetulnya masih ada beberapa hal yang terkait dengan 'keajaiban' pikiran saya, tapi gamau saya ceritain disini, karena masih 'setengah jalan'. Nah setelah gelar master didapat, saya sedikit merubah haluan, dengan 'memodifikasi' target2 yang telah saya tetapkan sebelumnya. Mudah2an Dia denger, mudah2an Dia lagi ga sibuk, dan bisa bimbing saya lagi :)
Semoga coret-coret iseng ini bisa jadi sedikit pencerahan buat anda ya..
Terus Zooey?
ampun deh..hidup Zooey!!
Wassalam
Hoho udah lama ga nengokin blog saya tercinta
Bingung ga baca judul diatas?
hehe..Saya barusan nonton 500 days of summer, (agak telat emang :P) Zooey Deschanel berperan sebagai Summer di film itu. Oke, saya sering liat foto2 zooey di majalah GoGirl! milik pacar ato adek saya. Yang engga saya sadari, Zooey Deschanel itu benar-benar mempesona!! Matanya yang biru dan tatapan matanya yang dalem, udah cukup bikin siapapun bertekuk lutut, baru matanya loh!..luar biasa sekali ciptaan Tuhan yang satu ini..
Oke, cukup bicara mengenai si Zooey. Sekarang saya mau share sedikit pengalaman saya yang menyangkut cita-cita, target, atau ambisi, atau apapun lah yang ingin sekali anda capai dalam kehidupan ini. Ceritanya dimulai pada saat saya kuliah S1. Dosen manajeman operasi saya yang lulusan ITB dan super galak suatu waktu di semester 3 atau 4 pernah nanya gini sama para mahasiswanya; "Kalian mau lulus kapan?". Karena kami masuk tahun 2003, langsung aja dijawab, "tahun 2007 pak!!" dengan PD-nya. Tak disangka tak dinyana, si pak dosen galak lulusan ITB tersebut marah-marah, ngomel-ngomel, nunjuk2 anak2 sambil ngomong "Kalian itu kalo ditanya, jawabannya harus spesifik, kalian mau lulus kapan, ya jawablah dengan 'kami mau lulus tanggal sekian, bulan sekian, tahun sekian, dengan ipk sekian', Ngerti?". Bingung lah kita..apa iya harus sespesifik itu? lah wong mata kuliah semester depan aja belom tentu lulus.
Gak lama, si bapak nyuruh anak-anak buat nulis di bukunya masing-masing tanggal, bulan, dan tahun kapan mereka akan lulus dan ipknya. Sampe situ, saya sama sekali gak ambil pusing. Tulis, dan entahlah lupa lagi..saya cuma inget, saya mau lulus bulan Agustus 2007, dengan IPK 3,25. Dan tebak apa yang terjadi? Saya lulus tanggal 30 Agustus tahun 2007 dengan IPK 3,27. Kebetulan? Baca lagi cerita saya berikut ini.
Begitu lulus S1, saya bertekad untuk melanjutkan S2 langsung. Sambil ngobrol, Ima, pacar saya ngomong, "kamu coba dong belajar yang bener, bikin target, jangan cuma ngejar cepet lulus, tapi kejar juga IPK gede. Usahain cumlaude S2 ini..". Abis dia ngomong gitu, saya jadi inget kata2 pak dosen dulu, oke, berhubung saya ga pinter2 amat, saya bertekad untuk lulus paling lama 2 tahun dengan ipk 3,75..Yang 0,25 nya untuk bayar masa2 males saya nanti kalo pusing2 beresin presentasi. Itulah yang saya pikirkan saat pertama masuk MM Unpad awal tahun 2008. Dan tebak lagi apa yang terjadi? Saya lulus dalam waktu 24 bulan kurang 3 hari, dengan IPK 3,74. Walaupun gak cumlaude (di MM Unpad harus 3,75 untuk bisa cumlaude). Saya sering denger cerita begini, tapi percaya deh, ini saya ngalamin sendiri.
Kebetulan? Saya rasa bukan. Keajaiban? Mungkin, tapi tidak untuk saya. Saya ga terlalu percaya keajaiban, dalam persepsi saya, keajaiban terjadi tanpa usaha berarti. Tapi saya percaya ada Zat ajaib yang membimbing kita untuk melangkah menuju sesuatu yang telah kita tetapkan sebelumnya. Ya, saya memang berusaha keras untuk dapet nilai bagus dan lulus cepet. Jadi itu sama sekali bukan keajaiban..hmm dikit lah ada hehe..
Teman saya Edward, yang kerjaannya maen musik mulu, katanya pernah baca sebuah buku. Buku itu bilang bahwa jika ada seseorang yang sedang berpikir tentang sesuatu, maka dia sedang berusaha untuk merubah dunia. Maksudnya? Karena hobi jual beli alat musik, dia lanjutin ceritanya dan dianalogikan sebagai berikut: "Kalo lo lagi mikir pengen punya Fender Jazz Bass tahun 1976, si pemilik Fender JB '76 itu juga sedang berpikir untuk ngejual alatnya". Bener ato engga, setelah saya renungkan, mungkin hal itulah yang terjadi pada dua cerita saya diatas. Semuanya ada di pikiran anda, anda berpikir bahwa anda bisa, anda pasti bisa melakukannya. Anda mikir anda ga bisa, ya jangan harap bisa berhasil, dengan catatan, harus realistis. As simple as that :)
jadi yang ajaib itu anda sendiri, pikiran anda, dan hal2 yang anda lakukan dalam hidup anda. Satu lagi, Tuhan. Berdoa setelah sholat itu penting. Sumpah.
Sebetulnya masih ada beberapa hal yang terkait dengan 'keajaiban' pikiran saya, tapi gamau saya ceritain disini, karena masih 'setengah jalan'. Nah setelah gelar master didapat, saya sedikit merubah haluan, dengan 'memodifikasi' target2 yang telah saya tetapkan sebelumnya. Mudah2an Dia denger, mudah2an Dia lagi ga sibuk, dan bisa bimbing saya lagi :)
Semoga coret-coret iseng ini bisa jadi sedikit pencerahan buat anda ya..
Terus Zooey?
ampun deh..hidup Zooey!!
Wassalam
November 02, 2009
halloween!!
31 oktober kemaren beberapa temen saya sibuk mau rayain halloween di sini lah, pake kostum ini lah, karnaval inilah dan lain dan lain dan lainnya..
apa sih halloween? kadang2 saya mau banget nanyain ini sama mereka -orang2 indonesia khususnya yang suka banget ikut2an biar keliatan eksis-. Sekali lagi, apa sih Halloween? Setau saya, Halloween adalah tradisi bangsa Irlandia yang dibawa ke Amerika Utara, dimana tujuan utamanya adalah, mereka bangsa -apa ya saya lupa namanya- mengenakan pakaian2 yang menyeramkan untuk mencoba berdamai dengan arwah-arwah jahat yang keluar ke dunia manusia, dimana konon katanya 'batas wilayah' antara manusia dan arwah terbuka lebar setiap tanggal 31 oktober. Kira-kira begitu sejarahnya..Cara perayaannya sendiri ga usahlah kita bahas disini, soalnya bukan itu substansi yang pengen saya paparkan dalam tulisan ini, lagian pastinya udah pada tau kalo halloween identik dengan labu oranye, dan lain dan lain dan lain dan lainnya.
Sekali lagi, saya emang kritis, walaupun saya gak begitu pinter -cenderung goblok malah- tapi setidaknyaaa, saya pengen ungkapin uneg2 saya sebagai anak Indonesia asli yang asli Indonesia!!
pertanyaan saya, haruskah kita bangsa Indonesia ikut2an tradisi Halloween? sekarang saya mau tanya lagi, sudahkah anda menghargai setiap tradisi Indonesia dengan sepenuh hati? banggakah anda akan tradisi Indonesia? angklung, batik, tari2an daerah, dan banyak lagi warisan berharga nenek moyang kita yang harus dilestarikan..
jujur, saya pun tidak mengenal dengan baik akan tradisi yang dimiliki oleh negara ini, tetapi saya berusaha untuk menghargainya, mencoba mencari tahunya.
Sekali lagi, saya sama sekali tidak melarang untuk mengikuti tradisi2 barat, seperti halloween contohnya..lha wong saya sendiri maen musik jazz..tapii, pastikan bahwa apa yang anda lakukan itu benar2 anda mengerti, benar2 anda pahami, resapi, dan lakukan dengan sungguh2, bukan sekedar euforia dan ikut2an orang belaka biar dianggap eksis..'tuturut munding' itu gak keren, percaya deh..
tambahan lagi nih, terakhir, sungguh sangat bijak kalo kita mengenal juga dengan baik harta berharga yang dimiliki oleh negara ini, gak kalah keren kok sama bikinan bule..:D
apa sih halloween? kadang2 saya mau banget nanyain ini sama mereka -orang2 indonesia khususnya yang suka banget ikut2an biar keliatan eksis-. Sekali lagi, apa sih Halloween? Setau saya, Halloween adalah tradisi bangsa Irlandia yang dibawa ke Amerika Utara, dimana tujuan utamanya adalah, mereka bangsa -apa ya saya lupa namanya- mengenakan pakaian2 yang menyeramkan untuk mencoba berdamai dengan arwah-arwah jahat yang keluar ke dunia manusia, dimana konon katanya 'batas wilayah' antara manusia dan arwah terbuka lebar setiap tanggal 31 oktober. Kira-kira begitu sejarahnya..Cara perayaannya sendiri ga usahlah kita bahas disini, soalnya bukan itu substansi yang pengen saya paparkan dalam tulisan ini, lagian pastinya udah pada tau kalo halloween identik dengan labu oranye, dan lain dan lain dan lain dan lainnya.
Sekali lagi, saya emang kritis, walaupun saya gak begitu pinter -cenderung goblok malah- tapi setidaknyaaa, saya pengen ungkapin uneg2 saya sebagai anak Indonesia asli yang asli Indonesia!!
pertanyaan saya, haruskah kita bangsa Indonesia ikut2an tradisi Halloween? sekarang saya mau tanya lagi, sudahkah anda menghargai setiap tradisi Indonesia dengan sepenuh hati? banggakah anda akan tradisi Indonesia? angklung, batik, tari2an daerah, dan banyak lagi warisan berharga nenek moyang kita yang harus dilestarikan..
jujur, saya pun tidak mengenal dengan baik akan tradisi yang dimiliki oleh negara ini, tetapi saya berusaha untuk menghargainya, mencoba mencari tahunya.
Sekali lagi, saya sama sekali tidak melarang untuk mengikuti tradisi2 barat, seperti halloween contohnya..lha wong saya sendiri maen musik jazz..tapii, pastikan bahwa apa yang anda lakukan itu benar2 anda mengerti, benar2 anda pahami, resapi, dan lakukan dengan sungguh2, bukan sekedar euforia dan ikut2an orang belaka biar dianggap eksis..'tuturut munding' itu gak keren, percaya deh..
tambahan lagi nih, terakhir, sungguh sangat bijak kalo kita mengenal juga dengan baik harta berharga yang dimiliki oleh negara ini, gak kalah keren kok sama bikinan bule..:D
August 30, 2009
Indonesian Jokes..Penting gak..Postingan ini penting juga gak? :D
Ada yang suka merhatiin ga sih, bedanya lelucon-lelucon yang dibikin sama orang sini (indonesia) sama lelucon-lelucon orang barat, khususnya AS..(soalnya paling banyak contohnya). Saya mau coba ungkapin analisis saya menyangkut jokes selama bertahun-tahun dengan berbagai metode yang penuh dengan cucuran darah dan keringat yang belum pernah anda bayangkan sebelumnya hahah berlebihan..
Coba deh anda perhatiin lelucon yang dibikin sama olga, sule, aming, dan komedian-komedian lain yang lagi naek daun sekarang ini. Perhatiin juga lelucon-lelucon klasik yang dibikin sama srimulat, ato sebut saja komedian-komedian yang mencoba peruntungannya lewat audisi pelawak di salah satu televisi swasta di tanah air ini.
Sebagian besar komedian tanah air (sebagian besar, bukan seluruhnya ya) cenderung melakukan pendekatan slapstick dalam penampilannya untuk mengundang tawa penonton. Seperti dikutip dari tante Wikipedia,
"Slapstick is a type of comedy involving exaggerated extreme physical violence or activities which exceed the boundaries of common sense and sometimes includes ironic situations, such as a character being hit in the face with a heavy frying pan or running into a brick wall, or going mad while searching for something when it was really right next to where that person was originally sitting. These hyperbolic depictions are often found in children's cartoons (such as Tom and Jerry, Road Runner...), and light film comedies aimed at younger audiences. Though the term is often used pejoratively, the performance of slapstick comedy requires exquisite timing and skillful execution."

aming
pusing bacanya? singkatnya gini deh, slapstick ini adalah sebuah jenis komedi yang memperlihatkan aktivitas-aktivitas fisik ekstrim yang cenderung berlebihan dan tidak masuk akal. Contoh, aming dandan ala wanita secara berlebihan, yang sebenernya wanita asli sekalipun ga mungkin berdandan dan bertingkah laku seperti itu, trus sule, olga dan rekan-rekannya, mencoba membuat lelucon dengan ngancurin properti syuting -yang terbuat dari styrofoam tentunya- dengan melakukan aktifitas fisik, seperti memukul, mendorong, menyiram, dan lainnya. Hal itu ekstrim menurut saya pribadi. Tetapi hey, hal-hal seperti itulah yang dicari oleh penonton saat ini. Semakin ancur dandanannya, semakin rusak properti, semakin dahsyat lah tawa penonton. Tidak ada yang salah, itulah fenomena yang terjadi di Indonesia.
Sekarang mari kita tengok komedian-komedian barat dan metode 'melawak'nya..Di sana ada istilah 'Standup Comedian' yang mungkin terdengar asing di telinga orang indonesia. Saya kutip lagi ya dari tante wiki..
"Stand-up comedy is a style of comedy where a comedian performs for a live audience, usually speaking directly to them. It is usually performed by a single comedian with the aid of a microphone, either hand-held or mounted on a stand. The performer is known as a stand-up comic, stand-up comedian or simply a stand-up."
.jpg)
ini Jerry Seinfeld
nah kalo yang ini ngerti lah ya, kalo saya artiin takut salah, inggris saya pas-pasan juga sebenernya :P. Jadi gitu, di 'sana' untuk bikin ketawa penonton ga usah pake acara dandan berlebihan, ga usah pake acara dorong-dorongan, jitak-jitakan, siram-siraman, ato apapunlah yang menurut anda lucu. Sebut aja standup comedian yang cukup termahsyur seperti Bill Cosby, Woody Allen, Whoopi Goldberg, Steve Martin, Jerry Seinfeld, ato yang baru saya liat kemaren-kemaren, Ahmed Ahmed, mereka cukup bermodalkan mikrofon saja dan -ini yang orang indonesia sering kesampingkan- otak yang penuh dengan pengetahuan dan informasi terapdet. Itulah metode melawaknya, mereka cenderung -istilah saya nih- meng-otak kanan-kan otak kiri mereka..pasti bingung lagih..gini deh, lawakan-lawakan mereka cenderung mengharuskan audience berfikir untuk mencerna apa yang dimaksud oleh si komedian, dan itu tidak mudah. Apa yang ingin disampaikan oleh si komedian harus diserap dengan sempurna oleh audiens. Hal ini membutuhkan daya serap yang tinggi dari otak kiri untuk mencerna informasi dan mengolahnya menjadi sebuah karya seni dalam bentuk lelucon yang dilakukan oleh otak kanan..-edaaann sotoy berat-
Intinya gitulah ya ngerti kan bedanya lawakan indonesia sama barat.
nah pertanyaannya sekarang, kenapa orang Indonesia ga ada yang ngelawak kaya orang barat? bukan berarti ga ada yang bisa. BISA!! Apa sih yang kurang dari negara kita tercinta ini?
mungkin lebih tepat kalo kita bilang 'ga ada yang mau nonton'. Yup, balik lagi ke fenomena yang saya bilang tadi diatas, penonton indonesia cenderung mentertawakan apa yang menjadi kelemahan dan penderitaan orang lain. Dan inilah yang diendus oleh para pelaku lawak tanah air, mereka menganggap untuk ngelawak ga perlu pake otak, cukup dandan aneh-aneh aja dan ngomong di gagap-gagapin, kelakuan di idiot-idiotin, tampang di bencong-bencongin dikit trus ledek-ledekin lawan maen..jadi deh penonton ngakak setengah mati. Akibatnya apa, orang-orang mikir kalo ngelawak ga perlu pake otak, ga perlu sekolah tinggi-tinggi.
emang ga perlu sekolah tinggi-tinggi, tapi ga usah goblok juga. :D
jadi gimana dong?
gimana apanya?
ya ujungnya?maksud dari tulisan ini.
ooh ujungnya..hmm jadi pusing.
intinya sih ga ada yang salah dari dunia lawak negeri kita ini. Tapi ya mbok coba deh pikir lagi, katanya kita harus dapat membekali diri di era globalisasi ini, dimana kita harus belajar dari negara maju untuk dapat memajukan negara kita yang masih berkembang ini. Gak terkecuali dengan dunia lawak. Ya memang ga bisa dilakukan oleh satu pihak, tetapi seluruh masyarakat juga harus dapat berpikir dengan lebih bijak dan mencerna apa yang baik dan apa yang kurang baik, bagi negara dan diri mereka masing-masing khususnya. Ga semua yang berasal dari barat jelek-jelek kok, dan ga semua yang ada di dalam negeri bagus untuk perkembangan negara ini..
ambil idenya, ambil konsepnya, dan aplikasikan dengan gaya kita sendiri, pokonya Indonesia tuh negara paling juara di seluruh dunia deh, suer!!!
sekali lagi..penting ga sih postingan ini?
heheh..
Coba deh anda perhatiin lelucon yang dibikin sama olga, sule, aming, dan komedian-komedian lain yang lagi naek daun sekarang ini. Perhatiin juga lelucon-lelucon klasik yang dibikin sama srimulat, ato sebut saja komedian-komedian yang mencoba peruntungannya lewat audisi pelawak di salah satu televisi swasta di tanah air ini.
Sebagian besar komedian tanah air (sebagian besar, bukan seluruhnya ya) cenderung melakukan pendekatan slapstick dalam penampilannya untuk mengundang tawa penonton. Seperti dikutip dari tante Wikipedia,
"Slapstick is a type of comedy involving exaggerated extreme physical violence or activities which exceed the boundaries of common sense and sometimes includes ironic situations, such as a character being hit in the face with a heavy frying pan or running into a brick wall, or going mad while searching for something when it was really right next to where that person was originally sitting. These hyperbolic depictions are often found in children's cartoons (such as Tom and Jerry, Road Runner...), and light film comedies aimed at younger audiences. Though the term is often used pejoratively, the performance of slapstick comedy requires exquisite timing and skillful execution."

aming
pusing bacanya? singkatnya gini deh, slapstick ini adalah sebuah jenis komedi yang memperlihatkan aktivitas-aktivitas fisik ekstrim yang cenderung berlebihan dan tidak masuk akal. Contoh, aming dandan ala wanita secara berlebihan, yang sebenernya wanita asli sekalipun ga mungkin berdandan dan bertingkah laku seperti itu, trus sule, olga dan rekan-rekannya, mencoba membuat lelucon dengan ngancurin properti syuting -yang terbuat dari styrofoam tentunya- dengan melakukan aktifitas fisik, seperti memukul, mendorong, menyiram, dan lainnya. Hal itu ekstrim menurut saya pribadi. Tetapi hey, hal-hal seperti itulah yang dicari oleh penonton saat ini. Semakin ancur dandanannya, semakin rusak properti, semakin dahsyat lah tawa penonton. Tidak ada yang salah, itulah fenomena yang terjadi di Indonesia.
Sekarang mari kita tengok komedian-komedian barat dan metode 'melawak'nya..Di sana ada istilah 'Standup Comedian' yang mungkin terdengar asing di telinga orang indonesia. Saya kutip lagi ya dari tante wiki..
"Stand-up comedy is a style of comedy where a comedian performs for a live audience, usually speaking directly to them. It is usually performed by a single comedian with the aid of a microphone, either hand-held or mounted on a stand. The performer is known as a stand-up comic, stand-up comedian or simply a stand-up."
.jpg)
ini Jerry Seinfeld
nah kalo yang ini ngerti lah ya, kalo saya artiin takut salah, inggris saya pas-pasan juga sebenernya :P. Jadi gitu, di 'sana' untuk bikin ketawa penonton ga usah pake acara dandan berlebihan, ga usah pake acara dorong-dorongan, jitak-jitakan, siram-siraman, ato apapunlah yang menurut anda lucu. Sebut aja standup comedian yang cukup termahsyur seperti Bill Cosby, Woody Allen, Whoopi Goldberg, Steve Martin, Jerry Seinfeld, ato yang baru saya liat kemaren-kemaren, Ahmed Ahmed, mereka cukup bermodalkan mikrofon saja dan -ini yang orang indonesia sering kesampingkan- otak yang penuh dengan pengetahuan dan informasi terapdet. Itulah metode melawaknya, mereka cenderung -istilah saya nih- meng-otak kanan-kan otak kiri mereka..pasti bingung lagih..gini deh, lawakan-lawakan mereka cenderung mengharuskan audience berfikir untuk mencerna apa yang dimaksud oleh si komedian, dan itu tidak mudah. Apa yang ingin disampaikan oleh si komedian harus diserap dengan sempurna oleh audiens. Hal ini membutuhkan daya serap yang tinggi dari otak kiri untuk mencerna informasi dan mengolahnya menjadi sebuah karya seni dalam bentuk lelucon yang dilakukan oleh otak kanan..-edaaann sotoy berat-
Intinya gitulah ya ngerti kan bedanya lawakan indonesia sama barat.
nah pertanyaannya sekarang, kenapa orang Indonesia ga ada yang ngelawak kaya orang barat? bukan berarti ga ada yang bisa. BISA!! Apa sih yang kurang dari negara kita tercinta ini?
mungkin lebih tepat kalo kita bilang 'ga ada yang mau nonton'. Yup, balik lagi ke fenomena yang saya bilang tadi diatas, penonton indonesia cenderung mentertawakan apa yang menjadi kelemahan dan penderitaan orang lain. Dan inilah yang diendus oleh para pelaku lawak tanah air, mereka menganggap untuk ngelawak ga perlu pake otak, cukup dandan aneh-aneh aja dan ngomong di gagap-gagapin, kelakuan di idiot-idiotin, tampang di bencong-bencongin dikit trus ledek-ledekin lawan maen..jadi deh penonton ngakak setengah mati. Akibatnya apa, orang-orang mikir kalo ngelawak ga perlu pake otak, ga perlu sekolah tinggi-tinggi.
emang ga perlu sekolah tinggi-tinggi, tapi ga usah goblok juga. :D
jadi gimana dong?
gimana apanya?
ya ujungnya?maksud dari tulisan ini.
ooh ujungnya..hmm jadi pusing.
intinya sih ga ada yang salah dari dunia lawak negeri kita ini. Tapi ya mbok coba deh pikir lagi, katanya kita harus dapat membekali diri di era globalisasi ini, dimana kita harus belajar dari negara maju untuk dapat memajukan negara kita yang masih berkembang ini. Gak terkecuali dengan dunia lawak. Ya memang ga bisa dilakukan oleh satu pihak, tetapi seluruh masyarakat juga harus dapat berpikir dengan lebih bijak dan mencerna apa yang baik dan apa yang kurang baik, bagi negara dan diri mereka masing-masing khususnya. Ga semua yang berasal dari barat jelek-jelek kok, dan ga semua yang ada di dalam negeri bagus untuk perkembangan negara ini..
ambil idenya, ambil konsepnya, dan aplikasikan dengan gaya kita sendiri, pokonya Indonesia tuh negara paling juara di seluruh dunia deh, suer!!!
sekali lagi..penting ga sih postingan ini?
heheh..
Subscribe to:
Posts (Atom)